Masuk

Ingat Saya

Duta Damai di Dunia Maya

artikel-orang-cerdas-cinta-damai-23besar

Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia (Soekarno)

Kalimat penuh semangat dari presiden pertama Republik Indonesia ini langsung terngiang di kepala saya ketika membaca surat elektronik berisi undangan “Aksi Duta Damai di Dunia Maya”. Jika 70 tahun yang lalu Soekarno membutuhkan 10 pemuda, tentu saja kini dibutuhkan lebih banyak lagi kaum muda untuk bisa mengguncang dunia.

Ketika kelompok teroris dan radikal menyasar kaum muda sebagai alat mereka mengguncang ketenangan dunia dengan teror dan kebencian, tentu saja kaum muda perlu bersatu padu melawannya melalui pesan-pesan damai. Di saat mereka semakin banyak menyebarkan paham kebencian dan teror di dunia maya, maka kita perlu melakukan serangan balik lewat media internet.

Menjadi duta damai di dunia maya bisa diibaratkan menjadi pejuang melawan terorisme dan kebencian yang disebarkan kaum radikal. Dunia maya adalah ruang yang ideal bagi kaum muda untuk ikut berjuang. Usia 18-35 tahun adalah kelompok usia yang paling banyak dan paling mampu mengakses internet dengan baik. Di sisi lain, kelompok usia ini juga menjadi target perekrutan kelompok teroris dan radikal. Untuk itulah kita sebagai kaum muda perlu berjuang. Agar diri kita sendiri tidak termakan dan masuk ke jebakan radikalisme dan terorisme, sekaligus berjuang agar tidak ada lagi sahabat, teman, saudara kita yang masuk ke dalamnya.

Ide berjuang menyampaikan pesan damai di dunia maya saya rasa sangat baik. Di dunia maya kita tidak perlu melawan dengan kekerasan. Modal kaum muda untuk berjuang adalah ide dan kreatifitas, serta ideologi damai yang ingin disebarkan. Senjatanya adalah tulisan, desain komunikasi visual, ataupun aplikasi web dan mobile.

Menjadi duta damai di dunia maya tentu tidak akan mudah bila kita sendirian. Kita perlu menyebarkan keinginan akan kedamaian Indonesia dan dunia agar kita bisa semakin kuat melawan kekuatan besar terorisme dan radikalisme. Untuk itu, mari bersama-sama menjadi duta damai, baik di dunia maya, maupun di lingkungan sekitar kita.

Salam damai,

widarioka

Dengan
tulisan panjang lainnya dapat dijumpai di widarioka.wordpress.com